Oprek CVT Bisa Naik CC? Mari Kita Luruskan!

Foto: Auliya Nur Muhammad

Transmisi otomatis memanglah mempermudah orang dalam mengemudikan sepeda motor. Pasalnya sang pengemudi tidak perlu lagi memindah-pindahkan persneling untuk mengatur tenaga dan putaran mesin.
Salah satu jenis transmisi otomatis yang banyak digunakan sepeda motor saat ini adalah jenis CVT (Continuously Variable Transmission).

Apa itu cvt ?

CVT merupakan cara paling fleksibel dalam memindahkan tenaga yang dihasilkan oleh mesin ke roda  kendaraan.
Sistem ini menghasilkan pergerakan secara otomatis sesuai dengan putaran mesin, sehingga pengendara tidak perlu memindah - mindah gigi. Hasilnya, pengendara lebih nyaman dan santai dalam mengendarakan motornya.
CVT juga menghindari hentakan mesin yang biasa timbul pada pemindahan transmisi manual pada mesin-mesin konvensional. Pergantian transmisi atau gigi pada sistem CVT pun sangat lembut, seiring dengan penambahan tenaga mesin dan kecepatan.

Lalu bagaimana cara kerja cvt?

Secara singkat kruk as pada mesin terhubung dengan pulley depan dan bertugas menampung tenaga dari mesin dan disalurkan ke pulley belakang melalui  v- belt, nah peran v- belt sendiri tak jauh beda seperti rantai pada motor bertransmisi manual.

Lalu apakah benar oprek  cvt bisa menaikan cc motor ?

Karakter motor matik bisa dibilang smooth, tapi karakter smooth tidak sepenuhnya orang suka, ada orang yang suka karakter motornya garang, maka tak sedikit orang memodifikasi komponen cvtnya, seperti menurunkan berat roller, mengganti per cvt dengan yang lebih keras atau panjang dari standartnya, mengubah derajat rumah roller, dan banyak lagi.
Efek dari memodifikasi komponen cvt memang bisa membuat motor berakselerasi lebih cepat dan juga karakter nya berubah menjadi garang.
Itu semua tak sepenuhnya salah, bahkan ane sendiri(penulis) memodifikasi komponen cvt motor  guna meningkatkan performa.
Nah, yang menurut ane salah adalah  anggapan sebagian pengendara yang menganggap memodifikasi komponen cvt bisa menaikan cc motor, karna memang performa nya bertambah.

Menurut ane itu salah besar! Kenapa salah besar? Karna untuk mengukur cc motor dibutuhkan rumus pi x (r x r) x t. Dimana pi adalah 3,14,  r adalah jari jari atau setengah dari diameter piston dan t adalah panjang stroke.
Sebagai contoh, honda beat karbu yang mempunyai diameter piston 50mm dan stroke 55mm, maka didapat:  3,14x(25x25)x55 didapatkan hasil 107,937,5 dibulatkan menjadi  110cc.
Lalu bagaimana perhitungan dari orang yang beranggapan bahwa memodifikasi komponen cvt bisa naik cc? Bagi yang tau perhitungannya boleh chat saya, kontaknya ada dihalaman contac form atau silahkan berkomentar dibawah.

Artikel ini saya buat untuk meluruskan anggapan sebagian orang yang beranggapan bahwa memodifikasi komponen cvt menaikan cc. Ini juga terjadi pada teman saya, kira kira begini percakapannya
Teman: cobain dong motor gua, udah 125 cc tuh!
Ane: wah! Pake piston ukuran Berapa?
Teman: gua kagak ganti piston, cuman oprek cvt aja full racing! (Katanya)!
Disitu ane ngakak!!!! Mana ada oprek cvt naik cc😂 orang nya dibilangin malah ngeyel, haduh terserah dah!
Memodifikasi komponen cvt ( oprek cvt) memang bisa membuat performa meningkat.

Tapi anggapan naik nya cc motor itu salah besar, yang bener " setelah oprek cvt, motor ane jadi berasa motor 125" nah itu yang bener. Sekian terimakasih.

Belum ada Komentar untuk "Oprek CVT Bisa Naik CC? Mari Kita Luruskan!"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel